Showing posts with label ducati marlboro team. Show all posts
Showing posts with label ducati marlboro team. Show all posts

Monday, April 27, 2009

Stoner Terhambat Oleh Masalah Rem Depan.

Faktor rem jadi salah satu kendala besar buat Stoner. Di Qatar Casey Stoner bisa dominan sampai akhirnya berjaya, namun di sirkuit Motegi, Jepang. Start di posisi dua dan hanya finis di peringkat empat.

Selepas start Stoner langsung kehilangan posisi. Dia terlempar beberapa posisi ke belakang terlewati lima pembalap lain dibelakangnya yang pada akhirnya bersusah payah untuk memperbaiki posisi jadi peringkat empat.

Pembalap Ducati tersebut merasa bahwa kurangnya waktu latihan membuat tim belum sepenuhnya siap untuk berlaga. Hujan memang sempat mengganggu di hari Sabtu yang berakibat dibatalkannya sesi kualifikasi.

"Saya rasa kami punya masalah yang sama dengan yang lain, kami tidak punya cukup waktu untuk setting motor, tapi pada dasarnya saya rasa kami akan bisa menyamai waktu lap para pembalap terdepan. Tapi saya banyak membuang waktu saat start," ujar Stoner kepada Autosport.

Belum lagi usai masalah pengaturan motor yang belum maksimal, problem lain lagi menghadang laju Stoner di Motegi. "Saat lap pemanasan saya mendengar bunyi-bunyian di rem depan, bunyinya tak halus dan saya tak yakin selama lima atau enam lap pertama."

"Saya tak tahu harus berbuat apa, saya tak bisa mengerem di titik yang saya inginkan dan saya menjadi tak percaya diri. Mungkin saya bisa melaju lebih cepat tapi saya tak tahu akan seberapa aman," ungkap pembalap muda asal Australia tersebut.

Monday, September 15, 2008

Hayden Resmi ke Ducati.


Ducati telah mengkonfirmasikan bahwa juara dunia tahun 2006 Nicky Hayden akan menjadi rekan satu tim Casey Stoner bersama tim Ducati Marlboro musim depan.

Pembalap asal USA berusia 29 tahun tersebut telah mengumumkan rencananya untuk pindah dari Repsol Honda di akhir season ini setelah sebelumnya selama enam season bergabung dengan pabrikan asal Jepang.

Hayden akan mengisi tempat Marco Melandri di Ducati, dan akan memulai debutnya mengendarai Ducati Desmosedici GP9 pada 27 Oktober nanti saat test paska balapan penutup musim 2008 di Valencia, Spanyol.

“Kami sangat senang Nicky bergabung,” ujar Claudio Domenicali, Ducati Corse CEO. “Kami percaya dengan sikap pantang menyerahnya, gaya balap dan karakternya yang merupakan tambahan yang hebat bagi tim kami di 2009.

“Saya berterima-kasih kepada HRC yang mengizinkan Nicky untuk mulai menguji motor kami segera setelah GP Valencia.

“Saya juga berterima-kasih kepada Marco Melandri untuk professionalismenya selama tahun yang menyulitkan ini, yang mana hal tersebut dibawah perkiraan kita semua.

“Sayang feeling-nya dengan Desmosedici belum cukup baik untuk membuatnya dapat membalap dengan baik. Kami semua berharap yang terbaik baginya di masa mendatang.”

Friday, September 12, 2008

Isyarat Hayden ke Ducati dan Pisah dari Repsol Honda Team.


Nicky Hayden menyampaikan isyarat tegas bahwa masa depannya adalah diluar tim Repsol Honda, dia mengatakan bahwa ini saatnya untuk perubahan.

Pembalap asal Amerika tersebut telah menjalani dua musim yang mengecewakan sejak meraih titel sebagai juara dunia di tahun 2006 lalu, berada dibawah bayang-bayang rekan satu timnya Dani Pedrosa.

Hayden saat ini menempati posisi ke-11 di klasemen sementara dan telah lama tidak menapaki podium.

Kontraknya dengan Honda akan berakhir akhir musim ini dan dia telah mengadakan pembicaraan dengan Ducati untuk menjadi pendamping Casey Stoner musim depan, khususnya sejak Marco Melandri menegaskan ke Kawasaki.

"Inilah saatnya untuk perubahan: Saya perlu melakukan sesuatu yang berbeda," ujar Hayden. "Saat ini saya tidak dapat berbicara banyak, tapi segera nanti akan ada pengumuman resmi.

"Saya ingin kembali merasakan sebagai rekan satu tim, maksudku sebagai sebuah tim dimana setiap orang bekerja dengan tujuan yang sama dan berbagi informasi. Saya tidak sabar untuk menantikan tibanya momen tersebut.

"Saya menghormati Casey, bagaimana dia telah bertumbuh sebagai seorang pembalap dan caranya melakukan pekerjaan. Dia memikirkan pekerjaanya sendiri dan membiarkan hasil yang bicara. Saya tidak mempunyai masalah dengannya."

Tambahnya: "Motornya (Ducati) mempunyai potensi yang sangat besar karena mesin dan tenaganya. Casey membalap dengan sangat baik, dia kuat, dan layak untuk dipertimbangkan. Tapi saya tidak ingin berbicara banyak sebelum mencobanya.

"Saya tidak berpikir karakteristik dari motor merupakan tantangan baruku: saya hanya ingin kembali mendulang hasil yang baik."

Hayden, diaman rekan satu timnya membuat kejutan dengan pindah pabrikan ban ke Bridgestone setelah balapan terakhir, berkata bahwa dia tidak pernah berada diposisi untuk melakukan hal yang sama, tapi dia menegaskan bahwa dia tidak terkejut dengan apa yang dilakukan Pedrosa.

"Saya tidak pernah diletakkan dalam kondisi untuk memilih. Pernah mereka katakan padaku hanya membuang waktu saja saat aku berpikir untuk meminta ban Bridgestone.

"Tapi saya tidak terkejut mereka memberikan padanya. Bahkan di Misano saya tidak mendapatkan garpu yang sama dengan motor Dani... tidak mungkin mereka membolehkanku untuk mencoba ban baru.

"Jujur awalnya ini mengagetkanku. Saya berpikir sesuatu yang sepertinya tidak pernah terjadi, malahan ada dimana saya berpikir mengenai Bridgestone juga, tapi jawabnya itu merupakan keputusan yang Honda telah buat, dan dalam kasus ini tidak ada kesempatan bagiku untuk mendapatkan ban tersebut."